Story Gue Pribadi : Penat Sudah Akhirnya

Ahhh.. ternyata sudah 8 bulan semenjak gue mengakhiri hubungan dengan dia. Bukan karena gue gak setia atau bosan, tapi karena dianya... mendua. 

Malam ini sepi sendiri... seperti biasa gue duduk didepan monitor. setelah seharian bekerja. Tidak lupa sambil diiringi musik dari spotify dengan playlist gue yang berjudul "Sakit.." kumpulan lagu-lagu galau tanah air dari tahun 2000 - 2012, ya kamu bisa cek sendiri lagu dari playlist gue ini.

By the way, kalo dipikir-pikir 1 bulan kebelakang selalu begini terus deh, polanya sama. Bangun tidur, makan, kerja, malam begadang, tidur dan gitu terus tiap hari. Lama-lama penat juga.

Terus tiba-tiba kangen punya pacar, yahaha ~

Setiap gue merasa penat selalu aja terlintas dipikiran gue, enak kali yak punya kalo punya pacar? Ada yang perhatian, ada yang ngangening, dan segala keuwuan lainnya. Jujur gue kangen semua itu. Tapi... gue juga selalu teringat sama kejadian 8 bulan yang lalu, yang membuat rasa ingin pacaran ini hilang. Kalo dipikir-pikir emang sakit banget, jadi takut gue buat memulai hubungan baru lagi. Huft.

Ngomongin penat, gue inget dulu juga pernah berada di fase ini saat berpacaran. Jadi gue mau berbagi pengalaman mengatasi rasa penat saat berpacaran ini, semoga bisa membantu kamu yang sedang berada di fase ini.

Mohon dicatat ini ya. Penat atau bosan adalah hal yang sangat wajar, yang nggak wajar itu menjadikan alasan tersebut untuk mengakhiri hubungan, apalagi mengakhiri hungan dengan cara mendua. Jangan!

Cara terbaik untuk keluar dari zona ini adalah kamu harus ambil waktu sendiri, apa nama kerenya? Me Time! Luangkan waktu sejenak untuk menyenangkan diri sendiri terlebih dahulu. Lakukan hobi yg mungkin selama ini luput karena terlalu fokus dengan kegiatan, pekerjaan atau pasangan.

Jika sudah mengambil waktu me time, lakukan beberapa tips berikut.

  • Jangan terlalu sering mengirim pesan yang sama tiap hari.
  • Ada masalah saat bekerja atau masalah lainnya? Jadikan untuk bahan curhat.
  • Lakukan hal-hal baru dengan pasanganmu.
  • Kurangin chat, karena kamu dan dia punya kesibukan masing-masing bukan. Cukup mengirim kabar saja sudah cukup.
Itu aja si, dan gue berhasil keluar dari rasa penat. Intinya jangan semudah itu untuk meninggalkan pasangan ketika sedang penat. Cobalah untuk cari solusi. Akan lebih baik jika kalian sama-sama berdiskusi untuk menyelesaikannya bersama.